Soroti Peran Womenpreneurs di Inacraft 2026, Bupati Erlina Dukung Penuh Pengrajin Mempawah Go Internasional
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Erlina hadiri pembukaan Inacraft 2026 di JCC. Ia berkomitmen tingkatkan mutu produk kriya Mempawah agar mampu bersaing di pasar global. (Foto: Prok.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KijingDaily.Com — Bupati Mempawah yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, menghadiri pembukaan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026.
Pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara tersebut resmi dibuka di Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu (4/1/2026).
Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, bersama Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming yang ditandai dengan prosesi pemukulan lesung.
Tahun ini, INACRAFT mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft” sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan dalam pengembangan sektor kriya nasional.
Dalam sambutannya, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang menunjukkan dominasi subsektor kriya dan fashion dalam ekspor nasional.
Subsektor fashion tercatat menyumbang nilai ekspor sebesar 16,3 miliar dolar AS, disusul oleh subsektor kriya dengan capaian ekspor sebesar 12,03 miliar dolar AS sepanjang tahun 2025.
Bupati Erlina menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta kesejahteraan para pengrajin.
“Kehadiran ini menjadi simbol dukungan kuat pemerintah daerah terhadap kreativitas dan daya saing produk lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Erlina.
Kabupaten Mempawah sendiri turut berpartisipasi aktif dalam ajang ini melalui delegasi yang dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Mempawah, Rosnilawati Juli Suryadi.
Partisipasi tersebut melibatkan jajaran pengurus Dekranasda serta sejumlah pelaku usaha kriya lokal unggulan yang membawa produk khas Bumi Galaherang ke kancah nasional.
Erlina menambahkan bahwa momen INACRAFT 2026 juga dihadiri oleh seluruh Ketua Dekranasda dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Kehadiran kolektif ini dimanfaatkan sebagai sarana strategis untuk mengevaluasi sekaligus memacu peningkatan kualitas produk kerajinan agar lebih kompetitif di pasar luas.
“Dengan peningkatan standar mutu, diharapkan produk UKM Kalimantan Barat mampu bersaing lebih kompetitif dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi keluarga para pengrajin,” tuturnya.
Erlina juga menilai sinergi dengan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) menjadi peluang emas untuk memperluas jejaring ekspor bagi produk unggulan daerah.
Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dekranasda berkomitmen untuk terus memberikan motivasi bagi pelaku UKM agar bertransformasi menjadi wirausaha yang mandiri.
Inovasi dan adaptasi terhadap tren pasar global menjadi fokus utama pengembangan agar produk lokal Kalbar tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain kunci dalam ekosistem kriya.
Ia berharap melalui pameran ini, produk kriya asal Mempawah dan Kalimantan Barat pada umumnya dapat dikenal lebih luas dan mendapatkan akses pasar berkelanjutan hingga ke luar negeri.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar