Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Belum Ada Vaksin, Dokter RSUD SSMA Ingatkan Warga Pontianak Selektif Pilih Buah Demi Hindari Virus Nipah

Belum Ada Vaksin, Dokter RSUD SSMA Ingatkan Warga Pontianak Selektif Pilih Buah Demi Hindari Virus Nipah

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KijingDaily.Com — Sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi wabah penyakit baru, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar edukasi khusus. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya Virus Nipah, sebuah jenis virus zoonosis yang menular dari hewan ke manusia.

Dokter Umum RSUD SSMA, dr. Gita Risti Novianti, menjelaskan bahwa virus ini secara alami dibawa oleh kelelawar buah sebagai inang aslinya atau zoonotic emerging.

Kelelawar buah ini dapat menularkan virus secara langsung kepada manusia maupun melalui perantara buah-buahan, termasuk pohon nira atau aren, Selasa (3/2/2026).

Masyarakat diminta waspada karena gejala awal infeksi virus ini sangat mirip dengan flu biasa, sehingga seringkali sulit dibedakan dengan penyakit umum lainnya.

Meski gejalanya tampak ringan di awal, virus Nipah tidak boleh dianggap sepele karena dapat berakibat fatal bagi penderitanya jika tidak segera ditangani secara medis.

“Demam, nyeri otot, kemudian ada batuk, ada pilek, dan yang lebih parahnya lagi mungkin bisa saja terjadi kejang,” ungkap dr. Gita mengenai ciri infeksi tersebut.

Hingga saat ini, pencegahan merupakan satu-satunya langkah paling efektif yang dapat dilakukan oleh masyarakat luas untuk menghindari penularan.

Hal ini dikarenakan belum adanya vaksin khusus untuk manusia maupun obat antivirus yang terbukti efektif secara klinis mampu membunuh virus Nipah tersebut.

Sebagai langkah preventif, dr. Gita memberikan sejumlah tips bagi warga, terutama yang sering beraktivitas di dekat habitat kelelawar atau berencana melakukan perjalanan luar negeri.

Ia menyarankan untuk menghindari kontak langsung dengan pasien terinfeksi serta wajib menggunakan masker saat berada di wilayah yang memiliki risiko tinggi penularan.

Selain itu, masyarakat diminta lebih selektif dalam memilih buah untuk dikonsumsi dengan memastikan kebersihannya dan tidak ada bekas gigitan hewan liar.

Sejauh ini, otoritas kesehatan mencatat bahwa di Kota Pontianak maupun wilayah Indonesia lainnya belum ditemukan adanya kasus penyakit yang disebabkan virus Nipah.

Meskipun belum terdeteksi, dr. Gita berpesan agar masyarakat senantiasa proaktif menjaga kesehatan diri sendiri serta lingkungan keluarga masing-masing.

“Mari jaga kesehatan mulai dari diri kita dan keluarga kita. Pencegahan dini lebih baik agar tidak terjadi penyakit virus Nipah di Indonesia,” pungkasnya.

Melalui edukasi ini, RSUD SSMA berharap masyarakat memiliki bekal pengetahuan yang cukup dalam menghadapi ancaman penyakit menular di masa depan.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gulung Tiga Pengedar Sabu dalam Sehari, Polres Mempawah Gerebek Dua Lokasi

    Gulung Tiga Pengedar Sabu dalam Sehari, Polres Mempawah Gerebek Dua Lokasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mempawah Polda Kalimantan Barat sukses mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam kurun waktu hanya satu hari pada Senin (9/2/2026). Dalam operasi kilat tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka dari dua lokasi berbeda yang menjadi pusat peredaran barang haram tersebut di wilayah Kabupaten Mempawah. Kasatresnarkoba Polres […]

  • Minimalisir Pernikahan Siri, Puluhan Pasutri di Peniraman Resmi Kantongi Buku Nikah Lewat Sidang Itsbat Terpadu

    Minimalisir Pernikahan Siri, Puluhan Pasutri di Peniraman Resmi Kantongi Buku Nikah Lewat Sidang Itsbat Terpadu

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Sebagai upaya nyata dalam menekan angka praktik pernikahan siri, Pengadilan Agama (PA) Mempawah sukses menyelenggarakan Sidang Itsbat Nikah Terpadu perdana di tahun 2026. Kegiatan yang memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri ini dipusatkan di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, pada Rabu (4/2/2026). Sidang terpadu ini merupakan inisiasi aktif Pemerintah Desa Peniraman yang […]

  • Mengenal Karakter Melalui Psikologi Warna: Apa Warna Favorit Kamu?

    Mengenal Karakter Melalui Psikologi Warna: Apa Warna Favorit Kamu?

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KijingDaily.com- Tahukah Anda bahwa pilihan warna favorit bukan sekadar masalah selera estetika? Dalam dunia psikologi, terdapat bidang kajian khusus yang mempelajari peran warna terhadap kepribadian dan kebiasaan manusia. Kanal YouTube Nagumi Id menjelaskan bahwa metode pengenalan karakter melalui analisis warna sebetulnya adalah metode lama yang digunakan untuk melihat kecenderungan perilaku seseorang. Setiap warna membawa representasi […]

  • Diduga Terpapar Asap Karhutla, Pusani Warga Sungai Pinyuh Meninggal Dunia Setelah Sempat Dirujuk ke RSUD Soedarso

    Diduga Terpapar Asap Karhutla, Pusani Warga Sungai Pinyuh Meninggal Dunia Setelah Sempat Dirujuk ke RSUD Soedarso

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah mulai memakan korban jiwa. Seorang warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Pusani (66), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan akut. Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa almarhumah sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif sebelum akhirnya […]

  • Sosok Penjaga Harmoni Kota Berpulang, Ahmad Hasyim Hadrawi Tinggalkan Jejak Pengabdian Mendalam di Pontianak

    Sosok Penjaga Harmoni Kota Berpulang, Ahmad Hasyim Hadrawi Tinggalkan Jejak Pengabdian Mendalam di Pontianak

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Kepergian Ahmad Hasyim Hadrawi pada Selasa (20/1/2026) meninggalkan duka mendalam bagi Pemerintah Kota Pontianak serta keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat. Almarhum bukan sekadar seorang aparatur sipil negara (ASN), melainkan sosok pengabdi yang sepanjang hidupnya berdedikasi menjaga harmoni di tengah kemajemukan dan dinamika sosial kota. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, dalam sambutan […]

  • Tim ALAP-ALAP Ringkus Pengedar Sabu di Sungai Kunyit, Amankan Barang Bukti 27,54 Gram

    Tim ALAP-ALAP Ringkus Pengedar Sabu di Sungai Kunyit, Amankan Barang Bukti 27,54 Gram

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Tim ALAP-ALAP Opsnal Satresnarkoba Polres Mempawah kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial F alias R berhasil diamankan di kediamannya di Kecamatan Sungai Kunyit, Minggu malam (15/2/2026). Penangkapan yang berlangsung sekitar pukul 21.45 WIB ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akan adanya aktivitas transaksi narkotika jenis […]

expand_less