Sidak SPPBE Wajok Hulu, Erlina Minta Penyaluran LPG Sesuai HET: Tak Boleh Ada Penimbunan
- account_circle Komf/Tim
- calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Erlina sidak SPPBE PT PAS di Wajok Hulu guna pastikan takaran LPG 3 kg tepat dan stok aman jelang Imlek, Ramadan, serta Idulfitri 2026. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KijingDaily.Com — Bupati Mempawah, Erlina, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT PAS yang berlokasi di Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Selasa (10/2/2026). Langkah proaktif ini diambil guna memastikan ketepatan takaran volume serta menjamin ketersediaan stok LPG subsidi 3 kilogram bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Mempawah.
Dalam sidak tersebut, Bupati Erlina didampingi oleh Wakil Bupati Juli Suryadi, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Bupati meninjau langsung lini produksi pengisian gas dan melakukan uji petik terhadap sejumlah tabung yang telah terisi untuk memastikan beratnya sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
“Pemerintah daerah memastikan operasional SPPBE berjalan sesuai standar, baik dari sisi keselamatan kerja maupun ketepatan takaran tabung LPG 3 kilogram,” ujar Erlina di sela peninjauan.
Sidak ini merupakan bentuk komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat kecil, khususnya menghadapi hari besar keagamaan nasional.
Sebagaimana diketahui, permintaan pasar terhadap gas melon diperkirakan akan meningkat signifikan menjelang perayaan Imlek, bulan suci Ramadan, hingga Idulfitri 2026 mendatang.
Erlina menegaskan bahwa LPG subsidi harus disalurkan tepat sasaran, tepat volume, dan yang paling krusial adalah dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Ia juga memberikan instruksi tegas kepada PT Pertamina Patra Niaga, pihak agen, hingga pangkalan agar menyalurkan gas sesuai kuota dan tidak melakukan aksi penimbunan.
“Pemerintah daerah akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan di lapangan, baik itu penyalahgunaan distribusi maupun permainan harga,” tegas Erlina.
Kepada manajemen PT PAS, Bupati berpesan agar terus mempertahankan standar kualitas layanan dan rutin melakukan kalibrasi pada alat pengisian gas guna menghindari kerugian konsumen.
Menutup kegiatan sidak tersebut, Erlina mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membeli LPG sesuai dengan kebutuhan wajar dan tidak melakukan panic buying.
Pembelian yang berlebihan justru dapat memicu gangguan distribusi di tingkat pangkalan dan menyebabkan kelangkaan semu yang merugikan masyarakat lainnya.
Sinergi antara pengawasan pemerintah dan kesadaran masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas energi di Kabupaten Mempawah tetap kondusif sepanjang tahun ini.
- Penulis: Komf/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar