Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Tolak Penghakiman Publik, PH Phendi Harthandi Sebut Narasi Keterlibatan ED alias DD Spekulatif

Tolak Penghakiman Publik, PH Phendi Harthandi Sebut Narasi Keterlibatan ED alias DD Spekulatif

  • account_circle Tim Liputan
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KijingDaily.Com — Penasihat Hukum ED alias DD, Phendi Harthandi, menyampaikan penjelasan guna meluruskan pemberitaan yang beredar terkait dugaan kasus korupsi pengadaan unit truck skylift di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mempawah tahun anggaran 2019.

Langkah ini diambil menyusul adanya pemberitaan di sejumlah media online, yang memuat pernyataan dari lembaga Monitor Aparatur untuk Negara dan Golongan (MAUNG), yang mempertanyakan ‘mengapa Kejaksaan Negeri (Kejari) Mempawah belum menyentuh pihak lain, khususnya inisial ED alias DD’.

Phendi menegaskan bahwa penggiringan opini yang seolah-olah menyatakan kliennya terlibat atau patut dimintai pertanggungjawaban pidana adalah tindakan yang tidak berdasar hukum.

Ia mengingatkan semua pihak untuk menghormati asas praduga tidak bersalah (presumption of innocence) sebagaimana diatur dalam UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

“Sampai saat ini, tidak pernah ada penetapan status tersangka, penahanan, ataupun pemberitahuan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan klien kami sebagai pihak yang bertanggung jawab secara pidana,” ujar Phendi dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).

Phendi memberikan klarifikasi bahwa kehadiran ED alias DD dalam proses hukum sebelumnya hanyalah sebatas memenuhi panggilan sebagai saksi.

Menurutnya, pemeriksaan saksi merupakan prosedur netral dalam penyelidikan maupun penyidikan yang diatur dalam KUHAP dan tidak bisa diartikan sebagai indikasi keterlibatan pidana.

Ia juga memaparkan sejumlah fakta hukum untuk menepis asumsi publik, di antaranya:

• Tidak adanya bukti aliran dana kepada kliennya.
• Tidak ditemukan peran formal maupun faktual ED dalam proses pengadaan tersebut.
• Tidak adanya hubungan hukum antara kliennya dengan PPK maupun penyedia barang/jasa.

“Oleh karena itu, narasi yang menyiratkan bahwa klien kami ‘seharusnya’ ditetapkan sebagai tersangka adalah spekulatif, tendensius, dan berpotensi mencemarkan nama baik,” tegasnya.

Phendi menekankan bahwa kewenangan untuk menentukan tersangka sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum berdasarkan sekurang-kurangnya dua alat bukti sah, bukan berdasarkan tekanan publik atau asumsi.

Pihaknya mengaku mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang objektif dan profesional, namun menolak keras segala bentuk penghakiman oleh massa atau trial by the press.

Upaya mengintervensi proses hukum dengan narasi yang menyudutkan individu tanpa dasar hukum yang sah dinilai dapat merusak prinsip keadilan dan independensi lembaga penegak hukum.

Melalui hak jawab ini, pihak penasihat hukum berharap informasi di tengah masyarakat dapat kembali seimbang dan objektif sesuai dengan fakta hukum yang ada.

  • Penulis: Tim Liputan
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Bidik Juara di Piala Gubernur, Wabup Juli Suryadi Lepas Skuad Persiwah Mempawah ke Liga 4

    Bidik Juara di Piala Gubernur, Wabup Juli Suryadi Lepas Skuad Persiwah Mempawah ke Liga 4

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi melepas tim sepak bola kebanggaan masyarakat Mempawah, Persiwah, untuk berlaga pada ajang Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat 2026. Kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut dijadwalkan akan mulai bergulir pada 25 Januari 2026 yang dipusatkan di Kota Pontianak. Acara pelepasan berlangsung dengan penuh kekeluargaan di Rumah Dinas […]

  • 4 Dosen IAIN Pontianak Tingkatkan Profesionalisme melalui Program PKDP 2026

    4 Dosen IAIN Pontianak Tingkatkan Profesionalisme melalui Program PKDP 2026

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik, IAIN Pontianak mengirimkan 18 dosennya untuk mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) UIN Walisongo Semarang. PKDP merupakan program nasional yang dirancang untuk memperkuat kompetensi dosen pada perguruan tinggi keagamaan. Pada tahun 2026, […]

  • Pariwisata Indonesia Kembali Percaya Diri di 2025

    Pariwisata Indonesia Kembali Percaya Diri di 2025

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kijing Daily
    • 0Komentar

    KijingDaily.com – Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025, ditopang oleh lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara serta tingginya pergerakan wisatawan nusantara. Capaian ini dinilai menandai fase pemulihan sekaligus penguatan fondasi pariwisata berkelanjutan Indonesia. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan laporan tersebut dalam paparan kinerja bulanan kementerian. […]

  • Pesona 606 MDPL: Bukit Raya Sambora Toho Siap Dikembangkan Jadi Destinasi Unggulan Mempawah

    Pesona 606 MDPL: Bukit Raya Sambora Toho Siap Dikembangkan Jadi Destinasi Unggulan Mempawah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam upaya menggali dan mengembangkan potensi wisata daerah. Salah satu destinasi yang kini menjadi perhatian serius adalah Bukit Raya Sambora, yang terletak di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah. Dengan ketinggian sekitar 606 meter di atas permukaan laut (MDPL), Bukit Raya Sambora […]

  • Diduga Terpapar Asap Karhutla, Pusani Warga Sungai Pinyuh Meninggal Dunia Setelah Sempat Dirujuk ke RSUD Soedarso

    Diduga Terpapar Asap Karhutla, Pusani Warga Sungai Pinyuh Meninggal Dunia Setelah Sempat Dirujuk ke RSUD Soedarso

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah mulai memakan korban jiwa. Seorang warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Pusani (66), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan akut. Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, membenarkan peristiwa memilukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa almarhumah sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif sebelum akhirnya […]

  • Program Sabuk Hijau Khatulistiwa: Li-Bapan Usung Reklamasi Lahan Berbasis Aren dan Beringin di Kalbar

    Program Sabuk Hijau Khatulistiwa: Li-Bapan Usung Reklamasi Lahan Berbasis Aren dan Beringin di Kalbar

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi dari jajaran pengurus Lembaga Investasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (Li-Bapan). Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Senin (19/1/2026). Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Li-Bapan, Stefanus Febyan Babaro. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemaparan inisiatif strategis bertajuk “Sabuk Hijau Khatulistiwa” yang digagas oleh […]

expand_less