Sosok Penjaga Harmoni Kota Berpulang, Ahmad Hasyim Hadrawi Tinggalkan Jejak Pengabdian Mendalam di Pontianak
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan sambutan sebelum almarhum Ahmad Hasyim Hadrawi dimakamkan. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KijingDaily.Com — Kepergian Ahmad Hasyim Hadrawi pada Selasa (20/1/2026) meninggalkan duka mendalam bagi Pemerintah Kota Pontianak serta keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat. Almarhum bukan sekadar seorang aparatur sipil negara (ASN), melainkan sosok pengabdi yang sepanjang hidupnya berdedikasi menjaga harmoni di tengah kemajemukan dan dinamika sosial kota.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, dalam sambutan pelepasan jenazah menyampaikan bahwa mendiang dikenal sebagai ASN yang sangat bertanggung jawab dan memiliki loyalitas tinggi.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran ASN dan seluruh pihak yang pernah bekerja sama,” ujarnya di hadapan para pelayat, Rabu (21/1/2026).
Bahasan menilai almarhum adalah sosok yang selalu memberikan teladan dalam bekerja. Integritas dan komitmennya telah memberikan banyak kontribusi positif bagi pembangunan serta hubungan antarwarga di Kota Pontianak.
Ia juga berpesan agar nilai pengabdian dan persatuan yang selalu ditekankan oleh almarhum dapat terus dilanjutkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Ahmad Hasyim Hadrawi adalah teladan bagi kita semua dalam mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Mari kita teruskan semangat beliau,” pesannya dengan penuh haru.
Dalam karier birokrasinya, Hasyim Hadrawi memegang peranan strategis sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak sejak Oktober 2022.
Jabatan ini menempatkannya di garis depan dalam mengelola relasi sosial, mulai dari urusan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga upaya pencegahan radikalisme.
Almarhum dikenal menjalankan perannya dengan pendekatan dialog dan empati yang tinggi, sehingga stabilitas kota dapat terjaga melalui kepercayaan dan pemahaman yang mendalam.
Lahir di Yogyakarta pada 15 Juni 1968, almarhum memulai perjalanannya sebagai CPNS pada Maret 1998 dan resmi menjadi PNS pada November 1999.
Sebelum menjabat Kepala Kesbangpol, ia pernah mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Pemuda, Kepala Bidang Industri, hingga Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata.
Etos kerjanya yang luar biasa terbukti dengan diraihnya anugerah Satyalancana Karya Satya 10 Tahun pada 2012 sebagai pengakuan atas kesetiaan kepada negara.
Selain di birokrasi, pengabdian Hasyim Hadrawi juga berakar kuat di lingkungan Nahdlatul Ulama melalui berbagai organisasi seperti IPNU, PMII, hingga Gerakan Pemuda Ansor.
Pengalaman luas di organisasi kepemudaan seperti KNPI menjadikannya sosok yang luwes dan komunikatif dalam menjembatani kepentingan pemerintah dan masyarakat.
Kini, Ahmad Hasyim Hadrawi telah berpulang, namun jejak khidmatnya akan terus dikenang di meja birokrasi maupun di setiap sudut ruang dialog kerukunan Kota Pontianak.
Semoga Allah mengampuninya, mehamtinya, menyelamatkannya, memaafkannya mengaruniaknnya surga dan menyelamatkannya dia dari azab kubur, Amin.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar