Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » 4 Dosen IAIN Pontianak Tingkatkan Profesionalisme melalui Program PKDP 2026

4 Dosen IAIN Pontianak Tingkatkan Profesionalisme melalui Program PKDP 2026

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik, IAIN Pontianak mengirimkan 18 dosennya untuk mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) UIN Walisongo Semarang.

PKDP merupakan program nasional yang dirancang untuk memperkuat kompetensi dosen pada perguruan tinggi keagamaan. Pada tahun 2026, Kementerian Agama menunjuk 20 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai penyelenggara program tersebut. UIN Walisongo Semarang kembali memperoleh kepercayaan sebagai salah satu PTP berkat pengalaman dan rekam jejaknya dalam menyelenggarakan PKDP selama lima tahun terakhir.

Keikutsertaan dosen IAIN Pontianak dalam program ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek pedagogik, akademik, profesional, sosial, dan kepribadian. Melalui program ini, dosen diharapkan semakin siap menghadapi dinamika pendidikan tinggi sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Pelaksanaan PKDP berlangsung pada 8–23 Juni 2026 dengan metode hybrid yang memadukan pembelajaran daring dan luring. Program ini terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu In Service Course 1 (ISC-1), On the Job Course (OJC), dan In Service Course 2 (ISC-2). Pada tahap ISC-1, peserta memperoleh berbagai materi penguatan kompetensi dosen. Selanjutnya, peserta mengimplementasikan hasil pembelajaran melalui OJC di institusi masing-masing sebelum mengikuti ISC-2 yang diakhiri dengan evaluasi dan ujian kompetensi.

Pembukaan PKDP dilaksanakan secara serentak dan dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag. Tahun ini, PTP UIN Walisongo memfasilitasi sebanyak 144 dosen peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi keagamaan di Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

Selama mengikuti program, peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan pengembangan karier dosen, antara lain kebijakan Kementerian Agama terkait PKDP, pengembangan karier dan jabatan fungsional dosen, perencanaan dan evaluasi pembelajaran, model serta strategi pembelajaran, penulisan artikel ilmiah, moderasi beragama, hingga paradigma kesatuan ilmu. Materi tersebut disusun untuk memperkuat kompetensi dosen dalam melaksanakan tugas akademik secara profesional dan berkelanjutan.

Adapun 4 dari 18 Dosen IAIN Pontianak yang menjadi peserta ialah Refor Diansyah, M.Pd (Prodi Ekonomi Syariah), Heny Hidayati, S.E.I., M.M (Prodi Manajemen Bisnis Syariah), Atikah, M.Pd (Prodi Manajemen Bisnis Syariah) serta Muhammad Zaidar, S.Pd.I, M.Pd.I

Salah satu dosen IAIN Pontianak, Refor Diansyah, M.Pd menyampaikan bahwa PKDP merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai tenaga pendidik. Ia berharap dapat memperoleh wawasan baru mengenai pembelajaran di perguruan tinggi, memperdalam kompetensi pedagogik, serta memperluas jejaring akademik dengan dosen dari berbagai daerah di Indonesia.

“Program ini memberikan ruang bagi kami untuk belajar dari para narasumber dan sesama peserta. Saya berharap seluruh pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan akademik di kampus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Heny Hidayati, S.E.I., M.M. selaku Dosen IAIN Pontianak sekaligus peserta PKDP berharap hasil yang diperoleh selama mengikuti PKDP dapat diimplementasikan dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, peningkatan kompetensi dosen tidak hanya berdampak pada pengembangan karier individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu institusi dan layanan pendidikan kepada mahasiswa.

Selain mendukung pengembangan profesionalisme dosen, PKDP juga memiliki peran penting dalam jenjang karier akademik. Program ini menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dosen sebelum mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos). Adapun peserta PKDP merupakan dosen tetap, baik berstatus PNS, PPPK, maupun dosen tetap pada perguruan tinggi swasta keagamaan yang telah memiliki jabatan fungsional minimal Asisten Ahli.

Melalui partisipasi dalam PKDP 2026,  Atikah, M.Pd selaku Dosen IAIN Pontianak sekaligus peserta PKDP juga berharap dapat terus berkembang sebagai pendidik profesional yang adaptif terhadap perubahan, mampu menghasilkan pembelajaran yang berkualitas, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan tinggi dan masyarakat.

  • Penulis: Anisa
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Water Canon Polres Mempawah Diterjunkan Tembus Titik Api di Desa Galang

    Water Canon Polres Mempawah Diterjunkan Tembus Titik Api di Desa Galang

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, telah memasuki hari ketiga pada Selasa (10/2/2026). Hingga saat ini, kobaran api di lahan gambut tersebut masih dalam proses penanganan intensif oleh tim gabungan agar tidak semakin mendekati pemukiman. Titik api terpantau berada pada koordinat 0,2952990, 109,1085570, tepatnya di RT […]

  • Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026

    Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KijingDaily.com- Berikut adalah unit yang direkomendasikan karena daya tahannya dan kemudahan perawatannya: Segmen MPV (Keluarga) Toyota Avanza (2018-2021): Perkiraan harga Rp130jt – Rp170jt. Sangat bandel dan suku cadang melimpah. Mitsubishi Xpander (2018-2021): Harga Rp175jt – Rp240jt. Memberikan kesan mewah dan kenyamanan berkendara yang baik (value for money). Toyota Rush (2018-2020): Tangguh untuk keluarga baru yang […]

  • Perkuat Sinergi dan Kolaborasi UMKM Daerah: Audiensi PW APIMSA Kalbar dengan Dinas Koperasi UKM Kalbar

    Perkuat Sinergi dan Kolaborasi UMKM Daerah: Audiensi PW APIMSA Kalbar dengan Dinas Koperasi UKM Kalbar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KijingDaily.com– Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (PW APIMSA) Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis, 16 April 2026 di Kantor PLUT. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan keberadaan APIMSA Kalbar sekaligus membangun sinergi, kolaborasi, dan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. […]

  • Uji Coba Satu Arah Paralel Sungai Raya Dalam Dimulai 2 Februari, Ini Rute dan Aturannya

    Uji Coba Satu Arah Paralel Sungai Raya Dalam Dimulai 2 Februari, Ini Rute dan Aturannya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Pemerintah Kota Pontianak resmi menetapkan pemberlakuan sistem satu arah (one way) di ruas Jalan Paralel Sungai Raya Dalam. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim, menjelaskan bahwa kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Wali […]

  • Di Balik Viralnya Buku ‘Broken Strings’ dan Perjuangan Memutus Tali Trauma

    Di Balik Viralnya Buku ‘Broken Strings’ dan Perjuangan Memutus Tali Trauma

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KijingDaily.com- Sebuah karya literasi berjudul Broken Strings karya Aurélie Moeremans tengah menjadi sorotan publik. Buku yang awalnya dirilis dalam format digital (PDF) ini bukan sekadar tulisan biasa, melainkan sebuah catatan personal tentang perjalanan sang aktris dalam bertahan hidup dan sembuh dari trauma masa lalu yang ia simpan selama 16 tahun. Aurélie mengungkapkan bahwa proses penulisan […]

  • Resmi Berbadan Hukum, Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak Siap Dukung Visi Misi Pemprov Kalbar

    Resmi Berbadan Hukum, Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak Siap Dukung Visi Misi Pemprov Kalbar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyambut hangat kedatangan pengurus Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Selasa (10/3/2026). Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP, Kristoporus Dawi. Audiensi ini menjadi momen penting setelah organisasi tersebut resmi mengantongi legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM (AHU). Perkumpulan Betang […]

expand_less