Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Ekspor Ikan Bawal Kalbar Tembus Pasar Malaysia, Nilai Ekonomi Capai Puluhan Juta Rupiah

Ekspor Ikan Bawal Kalbar Tembus Pasar Malaysia, Nilai Ekonomi Capai Puluhan Juta Rupiah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KijingDaily.Com — Arus ekspor perikanan Kalimantan Barat terus menunjukkan daya saing yang kuat di pasar internasional, khususnya ke negara tetangga.

Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong kembali melepas pengiriman 2,25 ton ikan bawal ke Malaysia pada 13 Januari 2026.

Pengiriman komoditas perikanan tersebut tercatat memiliki nilai ekonomi yang cukup fantastis, yakni mencapai angka Rp74.250.000.

Kegiatan ekspor ini sekaligus menegaskan posisi ikan bawal sebagai salah satu produk unggulan yang semakin diminati oleh pasar di negeri jiran.

Lonjakan minat terhadap ikan bawal tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi pada pembukaan awal tahun 2026 ini.

Sepanjang bulan Januari, Karantina Satpel PLBN Entikong sebelumnya juga telah memfasilitasi ekspor ikan bawal sebanyak 5,25 ton.

Nilai ekonomi dari total pengiriman sebelumnya tersebut berada di angka Rp173.745.000, yang menunjukkan tren permintaan pasar yang sangat kuat.

Akumulasi data ekspor ini memperlihatkan tren permintaan yang berkelanjutan sekaligus menjadi sinyal positif bagi sektor perikanan di wilayah perbatasan.

Tingginya tingkat konsumsi ikan bawal di Malaysia dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, mulai dari sisi budaya, ekonomi, hingga kemudahan logistik.

Ikan bawal menjadi favorit dalam berbagai sajian kuliner di Malaysia karena memiliki karakteristik daging yang tebal, lembut, serta mudah diolah.

Keunggulan geografis Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia juga turut memperkuat daya saing produk lokal tersebut.

Proses distribusi yang cepat melalui jalur darat mampu menjaga tingkat kesegaran ikan sekaligus menekan biaya operasional logistik pengiriman.

Penanggung Jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa setiap pengiriman telah melalui proses pengawasan karantina yang sangat ketat.

“Kami memastikan ikan bawal yang diekspor memenuhi seluruh persyaratan kesehatan ikan dan standar negara tujuan,” tegas Swiet Sinay dalam keterangannya.

Hal tersebut merupakan bentuk komitmen Karantina Kalbar dalam menjaga kualitas, keamanan, serta kepercayaan pasar internasional terhadap produk lokal.

Karantina Kalbar Satpel PLBN Entikong merasa optimistis bahwa ekspor ikan bawal ke Malaysia akan terus melaju kencang sepanjang tahun 2026.

Keyakinan ini seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dan penguatan peran karantina sebagai garda terdepan pelindung sumber daya hayati.

Langkah ini diharapkan dapat terus menjadi penggerak ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan di Kalimantan Barat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluasan Basis Pajak: Fondasi Ketahanan Fiskal Indonesia Menghadapi Dinamika Global

    Perluasan Basis Pajak: Fondasi Ketahanan Fiskal Indonesia Menghadapi Dinamika Global

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tawra
    • 0Komentar

    Perluasan Basis Pajak: Fondasi Ketahanan Fiskal Indonesia Menghadapi Dinamika Global Oleh: Tawra Syahri, S.H. Tantangan global yang semakin kompleks di Indonesia, telah menghadirkan tantangan baru bagi perekonomian negara. Ketegangan politik internasional, melambatnya ekonomi dunia, perubahan iklim yang sangat cepat, hingga pesatnya transformasi digital menjadi faktor yang memengaruhi stabilitas ekonomi nasional. Dalam situasi saat ini, kemampuan […]

  • Berjalan Bersama Ribuan Warga, Gubernur Kalbar dan Erlina Sambut Ramadhan dengan Sukacita

    Berjalan Bersama Ribuan Warga, Gubernur Kalbar dan Erlina Sambut Ramadhan dengan Sukacita

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, secara resmi melepas Pawai Obor Akbar di Halaman Masjid Mujahidin Pontianak, Senin malam (16/2/2026). Kegiatan ini menjadi puncak ekspresi kegembiraan masyarakat dalam menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur dan Erlina turut berbaur dengan ribuan warga, […]

  • Kawal Progres SGAR Tahap Kedua, Wabup Juli Suryadi Ajak Kades Tinjau Langsung PT BAI

    Kawal Progres SGAR Tahap Kedua, Wabup Juli Suryadi Ajak Kades Tinjau Langsung PT BAI

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Usai mengikuti apel peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 di Terminal Kijing, Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, melakukan kunjungan kerja ke PT Borneo Alumina Indonesia (BAI). Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi operasional perusahaan yang berada di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit pada Kamis (15/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Juli didampingi oleh Sekretaris Daerah […]

  • Selidiki Penyebab Karhutla Desa Galang, Satreskrim Polres Mempawah Dalami Unsur Pidana dan Dampak Asap

    Selidiki Penyebab Karhutla Desa Galang, Satreskrim Polres Mempawah Dalami Unsur Pidana dan Dampak Asap

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mempawah tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh. Hingga Rabu (11/2/2026), pihak kepolisian masih berupaya mengungkap penyebab pasti munculnya titik api di lahan gambut tersebut, sembari terus membantu proses pemadaman di lapangan. Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP […]

  • Potensi Karhutla Meningkat, Warga Kalbar Diminta Waspada Penurunan Curah Hujan

    Potensi Karhutla Meningkat, Warga Kalbar Diminta Waspada Penurunan Curah Hujan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kini diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Imbauan ini menyusul rilis data terbaru terkait dinamika atmosfer yang menunjukkan tren penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah tersebut. Berdasarkan analisis cuaca periode 1 hingga 12 Januari 2026, wilayah Kalbar mulai mengalami penurunan intensitas […]

  • Buka Liga 4 Piala Gubernur 2026, Ria Norsan Siapkan Lahan 20 Hektare untuk Stadion Megah

    Buka Liga 4 Piala Gubernur 2026, Ria Norsan Siapkan Lahan 20 Hektare untuk Stadion Megah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan kompetisi sepak bola Liga 4 di wilayah Kalimantan Barat. Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya membuka Liga 4 Piala Gubernur Zona Kalbar Tahun 2026 di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Kota Pontianak, Sabtu (24/1/2026). Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa penggunaan nama Piala […]

expand_less