Optimalkan PAD Mempawah, Juli Suryadi Dorong JPT Pratama Jadi Motor Penggerak Birokrasi Profesional
- account_circle Tim
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- print Cetak

Wabup Juli Suryadi hadiri pembekalan JPT Pratama se-Kalbar. Ia tekankan pentingnya efisiensi belanja dan penguatan kemandirian fiskal daerah. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KijingDaily.Com — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menghadiri kegiatan Pengembangan Kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama se-Kalimantan Barat pada Kamis (22/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Garuda Terpadu Kantor Gubernur Kalimantan Barat ini dikemas dalam bentuk dialog interaktif yang sangat strategis bagi para pengambil kebijakan.
Acara tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang ke-69 dengan mengusung tema sentral “Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Pembangunan”.
Sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya turut hadir, antara lain Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, serta Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat, Rudy M. Harahap.
Dalam kesempatan tersebut, Juli Suryadi memaparkan pandangannya mengenai perjalanan otonomi daerah yang telah berlangsung selama dua dekade terakhir.
Menurutnya, otonomi telah memberikan ruang luas bagi Kabupaten Mempawah untuk mengelola pemerintahan secara mandiri dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal.
Ia juga menyoroti capaian positif Kalimantan Barat, di mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara konsisten berkontribusi lebih dari separuh total pendapatan daerah selama tiga tahun belakangan.
“Kondisi ini menempatkan kita dalam kategori daerah dengan kemandirian fiskal pola partisipatif,” ujar Juli Suryadi saat memberikan tanggapannya dalam dialog tersebut.
Meski capaian PAD cukup baik, ia mengingatkan bahwa peningkatan kualitas perencanaan pembangunan harus terus dilakukan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah.
Hal ini dapat dicapai melalui perluasan basis pajak yang inovatif serta peningkatan efisiensi belanja agar anggaran tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pejabat JPT Pratama sebagai motor penggerak birokrasi yang profesional dan berintegritas tinggi.
Di tengah dinamika fiskal nasional, pimpinan perangkat daerah dituntut lebih cermat dalam mengelola penerimaan dan memastikan setiap rupiah anggaran bermanfaat bagi warga.
Melalui kegiatan pengembangan kompetensi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi di antara para pejabat terkait arah kebijakan fiskal dan penguatan pengawasan intern.
Sinergi antara perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat dinilai akan mampu mendorong akselerasi pembangunan di Kabupaten Mempawah maupun Kalimantan Barat secara umum.
Sebagai penutup, semangat kebersamaan dalam acara tersebut juga diperkuat dengan pantun khas yang dibawakan oleh Wakil Bupati Mempawah sebagai simbol kearifan lokal.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar