Juli Suryadi Instruksikan Pengawasan Ketat HET dan Mutu Pangan di Kabupaten Mempawah
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- print Cetak

Wabup Juli Suryadi ikuti rakor Satgas Saber Pangan 2026. Fokus pengawasan HET dan jaminan stok pangan aman di Mempawah jelang Ramadan. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KijingDaily.Com — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mengikuti Rapat Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dari Mempawah Command Center pada Rabu (4/2/2026) sebagai langkah antisipasi menghadapi dinamika pasar menjelang hari besar.
Rapat koordinasi ini merupakan upaya strategis pemerintah dalam menjaga stabilisasi ketersediaan, pasokan, dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri.
Dalam arahannya, para pelaku usaha di sektor pangan diminta untuk semakin taat dalam menjalankan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen maupun konsumen.
Wakil Bupati Juli Suryadi menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan rakor ini adalah sebagai bentuk pengawasan melekat terkait harga dan jaminan mutu keamanan pangan.
Langkah ini diambil guna memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi lonjakan harga yang tidak wajar serta peredaran produk pangan yang tidak memenuhi standar kesehatan.
Wabup Juli Suryadi menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan komitmen dari seluruh pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga pangan secara berkelanjutan.
“Komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, bawang, jagung, dan kedelai menjadi prioritas pengawasan,” ujarnya saat memberikan keterangan.
Selain mengawasi harga, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga memastikan bahwa ketersediaan stok pangan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah berada dalam kondisi aman.
Masyarakat diharapkan tidak perlu merasa khawatir akan kelangkaan barang, karena pemerintah terus memantau arus distribusi pasokan dari tingkat distributor hingga ke pasar-pasar tradisional.
Melalui Satgas Saber Pangan ini, pemerintah akan bertindak tegas terhadap oknum pelaku usaha yang mencoba melakukan penimbunan atau memainkan harga di atas ketentuan yang berlaku.
Keamanan dan mutu pangan juga menjadi poin krusial yang diawasi agar konsumsi masyarakat selama bulan puasa tetap terjamin kualitasnya.
Wabup berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dapat berjalan harmonis demi kepentingan konsumen di Kabupaten Mempawah.
Upaya mitigasi ini diharapkan mampu menekan angka inflasi daerah sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga hingga perayaan Hari Raya Idulfitri mendatang.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar