Rumah Kontrakan Guru di Pasir Wan Salim Hangus Terbakar, Penghuni Sedang Mudik ke Pontianak
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- print Cetak

Satu unit rumah kontrakan di Pasir Wan Salim, Mempawah Timur hangus terbakar. Diduga akibat korsleting saat penghuni sedang mudik Lebaran. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KijingDaily.Com — Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah kontrakan di Jalan Bardannadi, RT 007/RW 004, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Rumah tersebut diketahui merupakan milik Muhammad Fahrurrozi (35), seorang pria yang berprofesi sebagai PNS Guru. Saat ini, bangunan tersebut sedang disewakan kepada seorang warga bernama Syarif Ibrahim.
Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Imran, mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat kobaran api muncul, rumah kayu tersebut sedang dalam keadaan kosong tanpa penghuni.
“Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah kontrakan di wilayah Pasir Wan Salim. Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena penghuni sedang bekerja,” ujar Iptu Imran memberikan keterangan.
Selain karena penghuni utama sedang bekerja, anggota keluarga lainnya ternyata sedang tidak berada di tempat. Mereka diketahui tengah melakukan perjalanan mudik Lebaran ke Kota Pontianak.
Berdasarkan keterangan saksi, api diduga kuat berasal dari bagian dalam rumah. Karena material bangunan yang mudah terbakar, api dengan sangat cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar struktur rumah.
“Api dengan cepat membesar sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah tersebut,” jelas Kapolsek Mempawah Timur lebih lanjut.
Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan awal di lokasi kejadian. Dugaan sementara, amukan si jago merah dipicu oleh adanya gangguan pada arus pendek listrik di dalam bangunan.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkap Iptu Imran.
Tim dari Polsek Mempawah Timur juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas pun telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang melihat awal mula munculnya asap.
“Kami sudah melakukan pengamanan TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya di lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Hal tersebut dikarenakan posisi rumah yang memang sedang tidak ada aktivitas manusia di dalamnya saat api mulai berkobar.
Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai angka yang cukup besar. Bangunan rumah mengalami kerusakan berat dan nyaris rata dengan tanah akibat amukan api yang cukup hebat.
“Korban jiwa nihil, namun kerugian material cukup besar karena kondisi rumah mengalami kerusakan berat,” tegas Iptu Imran menutup keterangannya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama. Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik guna menghindari potensi kebakaran serupa.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar