Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bestari » Wagub Kalbar Geram Pelabuhan Kijing Mandek: Triliunan Uang Negara Jangan Disia-siakan!

Wagub Kalbar Geram Pelabuhan Kijing Mandek: Triliunan Uang Negara Jangan Disia-siakan!

  • account_circle Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KijingDaily.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyatakan kegeramannya atas belum difungsikannya Pelabuhan Kijing sebagai pelabuhan ekspor dan impor secara optimal hingga saat ini. Padahal, pelabuhan internasional yang terletak di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah tersebut telah menelan anggaran negara senilai triliunan rupiah dalam pembangunannya.

“Harus segera dioperasikan. Itu dibangun dengan uang negara, lewat analisa dan kajian menyeluruh. Tidak boleh mundur-mundur lagi,” tegas Krisantus dengan nada bicara yang lugas saat diwawancarai awak media baru-baru ini.

Menurut Krisantus, seluruh aspek teknis dan ekonomi sebenarnya telah dikaji secara komprehensif. Mulai dari sistem transportasi angkutan menuju pelabuhan hingga dampak signifikannya terhadap efisiensi distribusi logistik di Kalimantan Barat.

Ia menilai tidak ada alasan rasional untuk terus menunda operasional pelabuhan yang diproyeksikan menjadi gerbang ekspor utama tersebut.

Krisantus memproyeksikan, jika Pelabuhan Kijing dioptimalkan, dampaknya akan sangat masif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Barat.

“Pasti berdampak pada PAD. Targetnya paling tidak Rp1 sampai Rp2 triliun bisa masuk ke APBD Kalbar,” ungkapnya dengan optimis.

Selain suntikan dana ke kas daerah, operasional penuh pelabuhan diyakini akan menciptakan efek domino ekonomi bagi warga sekitar, termasuk UMKM dan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Satu kapal saja bisa butuh 300 ton air bersih. Itu sudah peluang usaha bagi masyarakat. Belum lagi kebutuhan logistik lainnya yang akan menciptakan perputaran ekonomi turunan,” tambahnya.

Menanggapi isu bahwa kendala operasional terletak pada kesiapan operator, Krisantus secara terbuka menunjuk PT Pelindo sebagai pihak yang harus bertanggung jawab penuh atas pemanfaatan aset negara tersebut.

“Pelindo harus bertanggung jawab. Itu uang negara, triliunan rupiah membangun Pelabuhan Kijing. Masa dibiarkan seperti ini, disia-siakan,” tegasnya lagi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mengajak seluruh perusahaan besar, khususnya di sektor sawit dan bauksit, untuk mulai mengalihkan jalur ekspor mereka melalui Pelabuhan Kijing.

Krisantus menegaskan bahwa optimalisasi pelabuhan ini adalah kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat agar lebih merata dan berkelanjutan di masa depan.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • DAD Usulkan Pembangunan Rumah Adat, Pemkab Mempawah Beri Dukungan Penuh dengan Catatan Matang

    DAD Usulkan Pembangunan Rumah Adat, Pemkab Mempawah Beri Dukungan Penuh dengan Catatan Matang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com – Upaya pelestarian kebudayaan di Kabupaten Mempawah mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Ismail, menerima audiensi dari pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (12/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, DAD Mempawah secara resmi menyampaikan aspirasi terkait rencana pembangunan Rumah […]

  • Bertepatan dengan Perayaan Imlek, Penataan Lapak Juadah di Sungai Pinyuh Jadi Fokus Pengamanan

    Bertepatan dengan Perayaan Imlek, Penataan Lapak Juadah di Sungai Pinyuh Jadi Fokus Pengamanan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sungai Pinyuh menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Pasar Juadah Ramadan 1447 Hijriah. Pertemuan strategis tersebut dilangsungkan di Aula Kantor Camat Sungai Pinyuh pada Rabu (21/1/2026) pagi guna membahas kesiapan teknis di lapangan. Rapat dipimpin langsung oleh Plt Camat Sungai Pinyuh, Ngatmo, dengan dihadiri unsur Polsek Sungai Pinyuh, pihak […]

  • Kawal Progres SGAR Tahap Kedua, Wabup Juli Suryadi Ajak Kades Tinjau Langsung PT BAI

    Kawal Progres SGAR Tahap Kedua, Wabup Juli Suryadi Ajak Kades Tinjau Langsung PT BAI

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Usai mengikuti apel peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 di Terminal Kijing, Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, melakukan kunjungan kerja ke PT Borneo Alumina Indonesia (BAI). Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi operasional perusahaan yang berada di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit pada Kamis (15/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Juli didampingi oleh Sekretaris Daerah […]

  • Liga Voli Kampung Mempawah 2026 Dimulai, Ajang Pencarian Bakat dan Pemersatu Warga

    Liga Voli Kampung Mempawah 2026 Dimulai, Ajang Pencarian Bakat dan Pemersatu Warga

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka perhelatan Kejuaraan Liga Voli Kampung Mempawah 2026 se-Kabupaten Mempawah pada Rabu malam (4/2/2026). Pembukaan turnamen yang menyedot perhatian warga tersebut dipusatkan di Lapangan Bola Voli Bujang Dare, Mempawah, dengan suasana yang meriah dan penuh semangat sportivitas. Dalam sambutannya, Juli Suryadi menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak […]

  • BOR Tembus 86 Persen, RS Yarsi Pontianak Raih Kepercayaan Publik dan Diminta Tambah Gedung

    BOR Tembus 86 Persen, RS Yarsi Pontianak Raih Kepercayaan Publik dan Diminta Tambah Gedung

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi tinggi atas transformasi manajemen dan peningkatan kualitas pelayanan di Rumah Sakit (RS) Yarsi Pontianak. Perubahan ini dinilai berhasil mengembalikan kepercayaan masyarakat secara signifikan terhadap rumah sakit tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, dr. Harisson, mengungkapkan bahwa indikator keberhasilan paling nyata terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur atau […]

  • MBS UM Pontianak Gelar Halal Industry Webinar, Bahas Strategi Kalbar Menjadi Halal Food Basket Asia

    MBS UM Pontianak Gelar Halal Industry Webinar, Bahas Strategi Kalbar Menjadi Halal Food Basket Asia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Kijingdaily.com – Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak kembali menyelenggarakan Halal Industry Webinar sebagai agenda akademik rutin yang bertujuan memperkuat wawasan mahasiswa mengenai perkembangan industri halal dan ekonomi syariah global. Kegiatan yang digelar secara daring pada Jumat (12/6) ini mengangkat tema “Halal Industry dan Masa Depan Ekonomi Global: Strategi […]

expand_less