Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Krisis Air dan Angin Kencang, Kebakaran 10 Hektare Lahan di Jalur Anjongan-Pinyuh Sulit Padam

Krisis Air dan Angin Kencang, Kebakaran 10 Hektare Lahan di Jalur Anjongan-Pinyuh Sulit Padam

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KijingDaily.Com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Mempawah. Kali ini, api membara di wilayah RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Api membakar lahan gambut kering yang dipenuhi semak belukar liar. Karena kondisi lahan yang tidak terurus, si jago merah dengan sangat cepat merembet hingga ke tepi Jalan Raya Anjongan – Sungai Pinyuh.

Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, menyebutkan bahwa lahan yang hangus tersebut hingga kini belum diketahui siapa pemiliknya. Kondisi semak yang mengering membuat api sangat mudah menyebar ke berbagai arah.

Kejadian ini sempat membuat panik karena kobaran api mulai mendekati bangunan di sekitar lokasi. Petugas langsung bergerak cepat melakukan penyekatan agar api tidak melalap ruko dan kafe milik warga.

“Lahan yang terbakar merupakan lahan gambut kering yang luas dan tidak dikelola. Api sempat meluas hingga mendekati ruko kafe di pinggir jalan raya,” ujar Iptu Andrianto saat memberikan keterangan.

Ia menambahkan, pihaknya bersama tim gabungan segera melakukan pemadaman darurat. Langkah ini diambil sebagai upaya utama agar api tidak merembet semakin luas ke bangunan lainnya.

Upaya pemadaman ini melibatkan kekuatan besar. Polres Mempawah bahkan mengerahkan satu unit mobil Water Canon untuk menjinakkan titik api yang sulit dijangkau.

BPBD Kabupaten Mempawah juga menurunkan tiga unit mobil tangki pemadam. Personel dari Polsek Anjongan, Polsek Sungai Pinyuh, Koramil, hingga Satlantas Polres Mempawah turut terjun langsung ke lapangan.

Berdasarkan data sementara di lokasi, luas lahan yang terbakar diperkirakan sudah mencapai sekitar 10 hektare. Hingga saat ini, petugas masih terus berjibaku memadamkan sisa-sisa api di area gambut tersebut.

Iptu Andrianto mengakui bahwa tim di lapangan menghadapi kendala berat. Salah satu masalah utamanya adalah tidak adanya sumber air di sekitar titik kebakaran yang bisa digunakan petugas.

“Kendala kami di antaranya tidak ada sumber air di sekitar lokasi, lahan gambut yang sangat kering, serta cuaca panas dan angin kencang yang membuat api cepat menjalar,” jelasnya.

Saat ini, petugas gabungan masih bertahan di lokasi kejadian. Fokus utama mereka adalah memastikan api benar-benar padam dan tidak melompat ke area pemukiman atau ruko di pinggir jalan raya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengakuan Dunia untuk Bali, TripAdvisor Tetapkan Destinasi Terbaik 2026

    Pengakuan Dunia untuk Bali, TripAdvisor Tetapkan Destinasi Terbaik 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kijing Daily
    • 0Komentar

    KijingDaily.com – Pulau Bali kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung pariwisata global. Dalam The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor, Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia, menempati peringkat pertama dan mencetak sejarah baru bagi Indonesia. Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang keikutsertaan Bali dalam pemeringkatan TripAdvisor. Sebelumnya, Pulau […]

  • Minimalisir Pernikahan Siri, Puluhan Pasutri di Peniraman Resmi Kantongi Buku Nikah Lewat Sidang Itsbat Terpadu

    Minimalisir Pernikahan Siri, Puluhan Pasutri di Peniraman Resmi Kantongi Buku Nikah Lewat Sidang Itsbat Terpadu

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Sebagai upaya nyata dalam menekan angka praktik pernikahan siri, Pengadilan Agama (PA) Mempawah sukses menyelenggarakan Sidang Itsbat Nikah Terpadu perdana di tahun 2026. Kegiatan yang memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri ini dipusatkan di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, pada Rabu (4/2/2026). Sidang terpadu ini merupakan inisiasi aktif Pemerintah Desa Peniraman yang […]

  • Ekspor Ikan Bawal Kalbar Tembus Pasar Malaysia, Nilai Ekonomi Capai Puluhan Juta Rupiah

    Ekspor Ikan Bawal Kalbar Tembus Pasar Malaysia, Nilai Ekonomi Capai Puluhan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Arus ekspor perikanan Kalimantan Barat terus menunjukkan daya saing yang kuat di pasar internasional, khususnya ke negara tetangga. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong kembali melepas pengiriman 2,25 ton ikan bawal ke Malaysia pada 13 Januari 2026. Pengiriman komoditas perikanan tersebut tercatat memiliki nilai ekonomi yang cukup fantastis, yakni mencapai […]

  • Bidik Juara di Piala Gubernur, Wabup Juli Suryadi Lepas Skuad Persiwah Mempawah ke Liga 4

    Bidik Juara di Piala Gubernur, Wabup Juli Suryadi Lepas Skuad Persiwah Mempawah ke Liga 4

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi melepas tim sepak bola kebanggaan masyarakat Mempawah, Persiwah, untuk berlaga pada ajang Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat 2026. Kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut dijadwalkan akan mulai bergulir pada 25 Januari 2026 yang dipusatkan di Kota Pontianak. Acara pelepasan berlangsung dengan penuh kekeluargaan di Rumah Dinas […]

  • Bukan Sekadar Tugas Kuliah: Tim Mahasiswa Siskom Untan Bangun Digital Branding APIMSA Kalbar Lewat Website dan Media Sosial

    Bukan Sekadar Tugas Kuliah: Tim Mahasiswa Siskom Untan Bangun Digital Branding APIMSA Kalbar Lewat Website dan Media Sosial

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Sebuah kolaborasi strategis antara dunia akademik dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Barat terjalin melalui proyek mata kuliah Komputer dan Masyarakat. Mahasiswa Program Studi Rekayasa Sistem Komputer, Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura (Untan) melaksanakan kerja sama dengan APIMSA Kalbar (Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara Kalimantan Barat) yang meliputi pembuatan situs web […]

  • Dari Kebakaran hingga Banjir, Tata Kelola Hutan Jadi Kunci

    Dari Kebakaran hingga Banjir, Tata Kelola Hutan Jadi Kunci

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kijing Daily
    • 0Komentar

    KijingDaily.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan […]

expand_less