Breaking News
Trending Tags
Beranda » Artikel » Bernostalgia dengan Es Gabus Pelangi

Bernostalgia dengan Es Gabus Pelangi

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siapa yang rindu jajanan zaman SD? Salah satu yang paling ikonik adalah Es Gabus Pelangi. Teksturnya yang unik, lembut namun tetap memiliki sensasi “gabus” saat digigit—membuat es ini selalu punya tempat di hati. Melalui kanal YouTube Eliza Perkasa, kita diajak untuk bernostalgia dengan membuat sendiri es legendaris ini di rumah dengan cara yang sangat simpel.

Bahan-Bahan Utama

  • Tepung Hunkwe: 1 bungkus (putih/netral)
  • Air: 700 ml
  • Gula Pasir: 250 gram (sekitar 16 sdm, sesuaikan selera)
  • Santan Instan: 1 bungkus (65 ml)
  • Susu Kental Manis: 4 sdm (1 bungkus kecil)
  • Pewarna Makanan: Merah, Kuning, Hijau, dan Biru
  • Loyang: Ukuran 20 x 10 x 5 cm (olesi minyak dan lapisi kertas roti/plastik)

Cara Membuat Langkah demi Langkah

  1. Mencampur Adonan Dasar

Campurkan air, gula pasir, santan instan, tepung hunkwe, dan susu kental manis ke dalam wadah besar. Aduk hingga benar-benar rata dan tidak ada tepung yang menggumpal. Bagi adonan menjadi empat bagian di mangkuk berbeda, lalu beri masing-masing pewarna makanan.

  1. Memasak Lapis per Lapis

Masak adonan warna pertama (misal: merah) di atas api sedang cenderung kecil. Penting: Teruslah mengaduk hingga adonan meletup-letup, mengental, dan memadat. Setelah matang, langsung tuang ke dalam loyang yang sudah disiapkan. Ratakan dengan cepat karena adonan ini mudah mengeras.

  1. Mengulang Proses

Ulangi langkah memasak untuk warna-warna berikutnya (kuning, hijau, dan biru). Tuangkan adonan yang baru matang langsung di atas lapisan sebelumnya secara perlahan.

  1. Proses Pendinginan & Pemotongan

Diamkan loyang di suhu ruang selama kurang lebih 2 jam (atau simpan di chiller) hingga adonan benar-benar padat (set). Setelah padat, keluarkan dari loyang, lepas kertas rotinya, lalu potong-potong menggunakan spatula plastik agar hasilnya rapi dan tidak lengket.

  1. Pembekuan

Bungkus setiap potongan es dengan plastik bening. Simpan di dalam freezer selama satu malam atau hingga beku sempurna.

Menurut Eliza Perkasa, hasil dari resep ini memberikan tekstur es yang tidak terlalu keras namun tetap lembut saat dimakan. Warna pelangi yang dihasilkan juga sangat cantik, sangat cocok untuk camilan keluarga atau sekadar melepas rindu pada jajanan masa kecil.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Sabuk Hijau Khatulistiwa: Li-Bapan Usung Reklamasi Lahan Berbasis Aren dan Beringin di Kalbar

    Program Sabuk Hijau Khatulistiwa: Li-Bapan Usung Reklamasi Lahan Berbasis Aren dan Beringin di Kalbar

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi dari jajaran pengurus Lembaga Investasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (Li-Bapan). Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Senin (19/1/2026). Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Li-Bapan, Stefanus Febyan Babaro. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemaparan inisiatif strategis bertajuk “Sabuk Hijau Khatulistiwa” yang digagas oleh […]

  • Bawa Pulang Trofi Juara I Liga 4 Kalbar, Skuad Persiwah Mempawah Terima Bonus Rp50 Juta dari Bupati

    Bawa Pulang Trofi Juara I Liga 4 Kalbar, Skuad Persiwah Mempawah Terima Bonus Rp50 Juta dari Bupati

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Bupati Mempawah, Erlina, secara resmi menyambut kepulangan tim sepak bola kebanggaan masyarakat Bumi Galaherang, Persiwah Mempawah, yang baru saja mengukir sejarah manis. Penyambutan tersebut dilakukan setelah Persiwah sukses menorehkan prestasi sebagai Juara I dalam ajang bergengsi Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat 2026. Kegiatan penyambutan yang penuh rasa syukur dan bangga ini berlangsung […]

  • Mempawah Jadi Lokasi Proyek SGAR 2, Bupati Erlina: Berkah Besar dan Multiplier Effect bagi Warga

    Mempawah Jadi Lokasi Proyek SGAR 2, Bupati Erlina: Berkah Besar dan Multiplier Effect bagi Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri agenda penting Konsultasi Publik Pengembangan Industri Aluminium Terintegrasi dalam Kerangka Program Strategis Nasional (PSN) di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (18/2/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini merupakan langkah krusial dalam menindaklanjuti groundbreaking fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit menjadi alumina dan aluminium di kawasan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) […]

  • Dana Riset Nasional Naik, Pemerintah Harapkan Kontribusi Nyata Kampus

    Dana Riset Nasional Naik, Pemerintah Harapkan Kontribusi Nyata Kampus

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kijing Daily
    • 0Komentar

    KijingDaily.com – Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Anggaran tersebut naik Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, penambahan dana ini menunjukkan kepercayaan Presiden terhadap peran peneliti dan perguruan tinggi. “Ini bentuk kepercayaan Presiden kepada kampus dan peneliti agar berkontribusi besar […]

  • Registrasi SIM Card Face Recognition Resmi Berlaku di Indonesia

    Registrasi SIM Card Face Recognition Resmi Berlaku di Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kijing Daily
    • 0Komentar

    KijingDaily.com – Pemerintah resmi memperketat aturan kepemilikan nomor telepon seluler di Indonesia dengan menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Melalui kebijakan baru ini, setiap aktivasi kartu perdana wajib disertai pemindaian wajah (face recognition) sebagai bagian dari validasi identitas pengguna. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan diluncurkan di Gedung Sarinah, Jakarta. […]

  • Sosok Penjaga Harmoni Kota Berpulang, Ahmad Hasyim Hadrawi Tinggalkan Jejak Pengabdian Mendalam di Pontianak

    Sosok Penjaga Harmoni Kota Berpulang, Ahmad Hasyim Hadrawi Tinggalkan Jejak Pengabdian Mendalam di Pontianak

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Kepergian Ahmad Hasyim Hadrawi pada Selasa (20/1/2026) meninggalkan duka mendalam bagi Pemerintah Kota Pontianak serta keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat. Almarhum bukan sekadar seorang aparatur sipil negara (ASN), melainkan sosok pengabdi yang sepanjang hidupnya berdedikasi menjaga harmoni di tengah kemajemukan dan dinamika sosial kota. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, dalam sambutan […]

expand_less