Dukung Swasembada Jagung Nasional, Polres Mempawah Gelar Tanam Raya Serentak di Desa Antibar
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- print Cetak

Polres Mempawah gelar Tanam Raya Jagung Serentak di Desa Antibar. Program ini dukung swasembada pangan nasional dan Asta Cita Presiden RI. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KijingDaily.Com — Polres Mempawah Polda Kalimantan Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada jagung nasional. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan Zoom Meeting dan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026.
Acara tersebut dipusatkan di lahan jagung Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) mulai pukul 14.30 WIB.
Sejumlah pejabat teras hadir dalam momen penting ini. Tampak Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono bersinergi dengan Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi.
Hadir pula Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini dan Wakapolres Mempawah Kompol Antonius Trias Kuncorojati. Jajaran pemangku kepentingan di Kecamatan Mempawah Timur juga turut memadati lokasi.
Kegiatan diawali dengan mengikuti Zoom Meeting Tanam Raya Jagung Serentak yang terpusat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Acara nasional tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Setelah mengikuti arahan dari pusat, kegiatan berlanjut ke lapangan. Para pejabat yang hadir melakukan penanaman jagung secara simbolis bersama para petani setempat.
Lokasi penanaman berada di lahan jagung Desa Antibar yang terletak tepat di belakang Kantor Camat Mempawah Timur. Lahan yang digunakan untuk tahap awal ini memiliki luas sekitar 0,5 hektare.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni belaka.
Menurutnya, Tanam Raya Jagung ini adalah bentuk nyata dari pelaksanaan delapan program prioritas Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Fokus utamanya adalah kemandirian pangan.
Ia menilai kebutuhan jagung saat ini terus meroket tajam. Komoditas ini sangat diperlukan baik untuk konsumsi langsung maupun sebagai bahan baku utama pakan ternak.
“Program tanam jagung serentak diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar AKBP Jonathan David Harianthono.
Selain urusan pangan, program ini juga ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup petani di Kabupaten Mempawah. Dengan produksi yang baik, ekonomi di tingkat desa diharapkan ikut bergerak maju.
“Melalui kerja sama semua pihak, kami berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar