Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bestari » Water Canon Polres Mempawah Diterjunkan Tembus Titik Api di Desa Galang

Water Canon Polres Mempawah Diterjunkan Tembus Titik Api di Desa Galang

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KijingDaily.Com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, telah memasuki hari ketiga pada Selasa (10/2/2026). Hingga saat ini, kobaran api di lahan gambut tersebut masih dalam proses penanganan intensif oleh tim gabungan agar tidak semakin mendekati pemukiman.

Titik api terpantau berada pada koordinat 0,2952990, 109,1085570, tepatnya di RT 002/RW 001 Dusun Utara, Desa Galang. Luas lahan yang terdampak diperkirakan telah mencapai kurang lebih 10 hektare, dengan vegetasi berupa semak belukar di atas lahan gambut yang sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

Ratusan personel dari unsur TNI-Polri, BPBD, Damkar, Manggala Agni, serta para relawan terus berjibaku di lapangan untuk melokalisir api.

Polres Mempawah turut mengambil langkah taktis dengan mengerahkan puluhan personel tambahan serta satu unit kendaraan taktis water canon untuk memperkuat armada pemadam.

Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono, melalui Kasat Samapta AKP Tohari, menyampaikan bahwa pengerahan kendaraan taktis ini bertujuan memaksimalkan jangkauan siraman air.

“Kami mengerahkan water canon untuk membantu proses pemadaman agar lebih maksimal. Selain itu, personel juga kami terjunkan langsung untuk membantu penanganan di lapangan,” ujar AKP Tohari.

Ia menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung penuh pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana karhutla yang mulai marak di wilayah Kabupaten Mempawah.

Operasional kendaraan water canon ini dilakukan secara mobilisasi tinggi di dua titik berbeda dalam satu hari.

Pada pagi hari, kendaraan tersebut digunakan untuk mem-back-up personel Polsek Mempawah Timur dalam pemadaman di Kampung Telayar, Desa Sejegi.

“Pada pagi hari, water canon mem-back-up pemadaman di Telayar Desa Sejegi, kemudian siang hingga sore hari kami geser untuk membantu pemadaman di Desa Galang,” jelasnya.

Khusus di Desa Galang, water canon Polres Mempawah juga difungsikan sebagai penyuplai sumber air utama bagi mesin-mesin portabel milik tim pemadam di lokasi.

Sinergi ini diharapkan dapat menjangkau titik-titik panas (hot spot) yang berada jauh di dalam area lahan guna memastikan bara api di bawah lapisan gambut benar-benar padam.

Petugas di lapangan terus bersiaga dan melakukan pemantauan ketat mengingat cuaca panas dan angin kencang sewaktu-waktu dapat memicu munculnya kembali titik api baru.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tegaskan Tak Ada Pemangkasan KIP Kuliah Meski Kuota Kampus Berubah

    Pemerintah Tegaskan Tak Ada Pemangkasan KIP Kuliah Meski Kuota Kampus Berubah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kijing Daily
    • 0Komentar

    KijingDaily.com — Pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui peningkatan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menyebut alokasi anggaran KIP Kuliah pada 2026 mencapai Rp15,32 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), jumlah penerima […]

  • Juli Suryadi Instruksikan Pengawasan Ketat HET dan Mutu Pangan di Kabupaten Mempawah

    Juli Suryadi Instruksikan Pengawasan Ketat HET dan Mutu Pangan di Kabupaten Mempawah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mengikuti Rapat Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dari Mempawah Command Center pada Rabu (4/2/2026) sebagai langkah antisipasi menghadapi dinamika pasar menjelang hari besar. Rapat koordinasi ini merupakan upaya strategis pemerintah dalam menjaga stabilisasi ketersediaan, […]

  • Registrasi SIM Card Face Recognition Resmi Berlaku di Indonesia

    Registrasi SIM Card Face Recognition Resmi Berlaku di Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kijing Daily
    • 0Komentar

    KijingDaily.com – Pemerintah resmi memperketat aturan kepemilikan nomor telepon seluler di Indonesia dengan menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Melalui kebijakan baru ini, setiap aktivasi kartu perdana wajib disertai pemindaian wajah (face recognition) sebagai bagian dari validasi identitas pengguna. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan diluncurkan di Gedung Sarinah, Jakarta. […]

  • Bernostalgia dengan Es Gabus Pelangi

    Bernostalgia dengan Es Gabus Pelangi

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Siapa yang rindu jajanan zaman SD? Salah satu yang paling ikonik adalah Es Gabus Pelangi. Teksturnya yang unik, lembut namun tetap memiliki sensasi “gabus” saat digigit—membuat es ini selalu punya tempat di hati. Melalui kanal YouTube Eliza Perkasa, kita diajak untuk bernostalgia dengan membuat sendiri es legendaris ini di rumah dengan cara yang sangat simpel. […]

  • Songsong Proyek Jembatan Kapuas III, Warga Pallima Gencarkan Gotong Royong Tata Lingkungan

    Songsong Proyek Jembatan Kapuas III, Warga Pallima Gencarkan Gotong Royong Tata Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KijingDaily.Com — Taman Pal Lima di Jalan Karet, Pontianak Barat, mendadak ramai oleh suara sapu, cangkul, dan obrolan ringan warga pada Minggu (25/1/2026) pagi. Warga sekitar bersama unsur Pemerintah Kota Pontianak bahu-membahu membersihkan parit dan mengangkut sampah dalam agenda gotong royong serentak di enam kecamatan. Di balik semangat kebersamaan tersebut, terselip harapan besar warga terkait […]

  • Di Balik Viralnya Buku ‘Broken Strings’ dan Perjuangan Memutus Tali Trauma

    Di Balik Viralnya Buku ‘Broken Strings’ dan Perjuangan Memutus Tali Trauma

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KijingDaily.com- Sebuah karya literasi berjudul Broken Strings karya Aurélie Moeremans tengah menjadi sorotan publik. Buku yang awalnya dirilis dalam format digital (PDF) ini bukan sekadar tulisan biasa, melainkan sebuah catatan personal tentang perjalanan sang aktris dalam bertahan hidup dan sembuh dari trauma masa lalu yang ia simpan selama 16 tahun. Aurélie mengungkapkan bahwa proses penulisan […]

expand_less